Sunday, 29 January 2017

ROMANTIKA di TANAH JAJAHAN..

     Mari menyimak nostalgia zaman revolusi, melalui video ini. Mari kesampingkan sejenak kisah2 tentang pasukan republik. Lalu bagaimana dari sisi pasukan belanda sendiri ?. Setelah perang dunia II berakhir sekitar tahun 1945. Petinggi2 belanda yg mengungsi di inggris, mulai memikirkan mantan tanah jajahan nya yaitu indonesia. Tanah yg dulu bernama hindia, yg membuat mereka kaya raya, dan betah di sini ratusan tahun. Jadi mulailah kampanye besar2an, menjadi prajurit sukarelawan, atau bahkan prajurit tempur. Dengan pelatihan 6 bulan, di berangkatkan lah mereka ke hindia. Di sini lah masalah nya, banyak prajurit2 yg masih muda, atau belum berpengalaman berperang, banyak yg kaget dan stres. Apalagi melawan pasukan2 republik yg di kenal militan.

     Tercatat secara tidak resmi, kurun waktu 1945-1949, sekitar 6000-8000 serdadu belanda tewas selama perang kemerdekaan. Jumlah itu memang jauh lebih sedikit dari pasukan republik yg gugur, perang surabaya, tercatat sekitar 16000-50000 pejuang republik gugur. Mengetahui hal ini, pemerintah belanda, dengan dukungan sukarelawan2 yg terdiri dari banyak profesi, seperti pemusik, dokter, lembaga palang merah, pemain teater dll. Organisasi nirlaba tersebut bernama N.I.W.I.N (nationale inspanning welzijnsverzorging indie) kira2 arti nya organisasi kesejahteraan prajurit. Dengan semboyan "hati kami bersama anda". Apapun, sekira nya membuat prajurit Senang, akan di lakukan, musik, pesta dansa dansi, buku2, majalah, copy film, di bawa semua ke indonesia.. Organisasi ini di pimpin langsung oleh suami ratu juliana sendiri, pangeran berhard.
tentara belanda sedang memain kan toneel
(teater) (het nationaal archief/galeri sejarah, circa 1946)

       Itulah zaman perang, tidak melulu soal pertumpahan darah. Seperti dalam video di atas, bagaimana kedekatan tentara belanda dan pribumi, baik anak2 bahkan dengan para wanita lokal, mungkin ini adalah sisi kemanusiaan yg lebih universal..

VIDEO COURTESY: youtube/ het nationaal archief/dr hoesein rushdy
lagu OLA BAPA DJA by KILIMA HAWAIIANS

No comments:

Post a Comment