Tp masalah nya, awal orde baru, menandai banyak nya orang serakah soal duit.. Kasus yg di angkat oleh wartawan Mochtar lubis tahun 1970, di harian indonesia raya. Menyebut nama ibnu sutowo. Yg di duga punya simpenan ratusan juta dollar, tahun segitu, hasil main mata dengan perusahaan jepang. Walhasil, pertamina krisis tahun 1975, dan tahun 1976 nyaris bangkrut, ninggalin hutang $10 milyar dollar. Gileee loe.. ! 😂😂
![]() |
| ibnu sutowo |
Lalu siapakah ibnu sutowo ?, pria kelahiran jogja tahun 1914 dan wafat tahun 2001 ini, ternyata lulusan dokter zaman belanda, NIAS (nederlandsch indische artsen school) surabaya, tahun 1940. Karir sebagai dokter militer kemudian menjadi panglima teritorium II sriwijaya. Tahun 1957, jenderal Nasution, menunjuk nya untuk mengurusi PT tambang minyak sumatera utara, yg kemudian menjadi permina. Tahun 1968, permina merger dengan perusahaan minyak negara yg lain, menjadi PERTAMINA. nah di sini masalah nya. Pertamina menjadi sarang korupsi besar2an..
Presiden soeharto membentuk suatu komisi untuk menyelidiki nya. Tp aneh, aneh dan kita tahu kemudian menjadi tidak aneh, kasus ibnu sutowo menguap begitu saja. Malahan ,dia masih sempat menanam saham di PETRONAS malaysia. Kemudian mendirikan perusahaan air mineral, Aqua golden Missisippi.. Yg terakhir jaringan hotel sultan.. Duit tidak berseri, apapun bisa di lakukan.. Horraaaangg kayaaaahhh..! 😂😂
video courtesy : editing video warkop..

No comments:
Post a Comment