
ALERT.!! ini bukan foto nya pak wapres jusufkalla ya.. (awal nya saya sempat kaget sambil nyengir).. 1922.. pemuda 26 tahun itu begitu terpesona dengan negeri induk penjajah.. setiap kota dia singgahi, setiap sekolah dia masuki.. sudut2 gang sempit tidak luput dari pengamatan nya. Lain waktu dia nyebrang ke perancis dan jerman, tujuan nya sama.. melihat macam2 model pendidikan. siapa bilang tokoh pendidikan yg kita kenal hanya kartini, ki hajar atau sarmidi magunsarkoro..
Perkenal kan, MOHAMMAD SJAFEI.. keturunan jawa kediri, lahir di ketapang kalimantan barat 1897, tp besar dan terkenal di padang pariaman. Pendiri INS (indonesisch nederlandsch school) KAYUTANAM. Sedari muda, jiwa pendidik, tokoh satu ini patut di acungi jempol. Tujuan nya keliling negara itu tak lain menemukan intisari pendidikan, agar setiap murid bisa keluar sebagai pemenang dalam persaingan hidup. Kenapa begitu? Pendidikan bukan melulu soal mengisi otak, bukan melulu mencari penghidupan lebih baik. Tp pendidikan juga harus menjadikan seseorang, pintar secara hati dan jiwa..
Kelengkapan ini lah yg sangat di perlukan dalam persaingan hidup. Anda kalah dalam persaingan hidup. Tidak usah jauh2, lihat lah rakyat terjajah.. di tindas, di bodohi, dan sejenis nya. Tp jika anda pintar tidak punya hati, maka lihatlah kembali, itulah jiwa penjajah.. kembali dari belanda 1926, dengan menyewa salah satu rumah penduduk. Mohammad sjafei, mendirikan INS, sekolah keterampilan khusus. Semacam SMK, kalau sekarang. Sjafei menolak subsidi pemerintah. Pendanaan di dapat dari sumbangan dermawan, hasil jualan kerajinan para murid. Tiket pertunjukan2 budaya..
Pengalaman studi banding di eropa ini lah, yg membuat INS KAYUTAMAN, serasa spesial pada zaman nya. Bayangkan, murid2 belajar pelajaran apa yg di sukai nya, selain pelajaran wajib, bahasa belanda, inggris, matematika dasar.. Selebih nya ada pilihan pelajaran merajut, pertukangan, ilmu dagang, agama, keterampilan tangan, pemerintahan. Dll. Kampus yg masih berdiri kokoh di lahan seluas 18 hektar. Merupakan wujud nyata penting nya sebuah pendidikan. Mohammad sjafei menekankan bahwa pendidikan harus menyesuaikan dengan perubahan zaman, perbaharui terus ilmu pengetahuan, dengan begitu dia bisa jadi senjata dan pertahanan dalam kehidupan.
Tokoh pendidikan yg jarang di kenal ini, juga pernah jadi menteri pendidikan tahun, 1946. Dan beliau wafat tahun 1966.. Terima kasih pahlawan pendidik.. Mudah2an sudah jadi pahlawan nasional.. 🙌🙌
No comments:
Post a Comment