Perjalanan sejarah indonesia, berubah drastis setelah peristiwa G30S. Hanya dalam beberapa bulan, orde lama bisa di katakan rontok. Presiden sukarno seakan menjadi tertuduh utama. Apalagi kalau bukan tuduhan melindungi PKI. Hampir semua elemen yg membenci PKI dan komunis. Muncul ke permukaan. Aksi balas dendam, kalau boleh di kata begitu. Menyebar di mana mana, terutama jakarta sebagai pusat kekuasaan. Barisan soekarno dan KKO pun harus bisa menahan diri. Kalau lah pak karno yg melarang sendiri, agar jangan sampai perang saudara. Maka apa jadi nya. Orang besar berdamai demi ke utuhan negeri yg dia perjuangkan hampir sepanjang hidup nya.
Kesatuan2 mahasiswa macam KAMI KAPPI dll. Terus melancarkan aksi demo, yg kemudian hari jelas di bekingi tentara pro suharto, dengan koordinasi oleh ali moertopo. Dan berhasil.. Perlahan tapi pasti hanya kurang dari 2 tahun. Jenderal soeharto berhasil naik. Siapa menduga dia bisa melesat jauh ke awang awang.. The smilling general, -media asing menjuluki nya demikian- seorang yg ternyata jago politik dan bersiasat. Memegang kendali penuh kekuasaan, di balik senyum nya yg ramah. Menyimpan segudang ide, bagaimana membentuk indonesia baru, tentu juga, ambisi kekuasaan tak terbatas..
Saya selalu berpendapat, sejarah selalu berulang dengan POLA yg sama. Mahasiswa dulu di bekingi militer, menggusur pak karno. Tp kisaran tahun 1970an kondisi mulai berubah.. Giliran suharto yg di demo.. Di mulai dari MALARI 1974, kemudian demo ABRI masuk kampus, sekitar tahun 1976-78. Dan mencapai puncak kejatuhan suharto yaitu demo besar2an tahun 1998. Begitulah sejarah indonesia. Dan mungkin sejarah dunia. Siapa yg menyalah gunakan kekuasaan (abuse of power). Maka rakyat lah yg bergerak.. VOX POPULI, VOX DEI (suara rakyat, suara Tuhan)
Video sejarah di atas, merupakan potongan2 wawancara jenderal suharto dan beberapa tokoh mahasiswa seperti muhammad zamroni, dan cosmas batubara, dari presidium KAMI. saya satukan menjadi 1 video panjang.. sumber video, dari berbagai sumber
No comments:
Post a Comment